Selasa, 04 Januari 2011

cluod computing di Indonesia


cloud computing atau disebut juga komputasi awan adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari 
infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan")  tanpa mengetahuui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."

Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaSWeb 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Cloud computing tidak lama lagi akan menjadi realita, dan ini akan memaksa para IT professional untuk cepat mengadaptasi yang dimaksud dengan teknologi ini. Akibat dari keadaan sosial ekonomi yang terus mengalami revolusi yang sangat cepat sehingga melahirkancloud computing, dimana teknologi ini dibutuhkan untuk kecepatan dan realibilitas yang lebih dari teknology yang sebelumnya sehingga teknologi ini nantinya akan mencapai pada tingkat investasi dalam term cloud service yang cepat dan mudah.
Cloud sudah hadir di depan kita saat ini, namun apa itu cloud ? kemana tujuanya ? dan apa resikonya? dan bagaimana organisasi IT mempersiapkan ini ? itulah pertanyaan yang setidaknya akan hadir oleh beberapa praktisi ataupun peminat IT,Cloud computing pada dasaranya adalah menggunakan Internet-based service untuk meng support business process. Cloud service biasanya memiliki beberapa karakteristik, diantaranya adalah:
Sangat cepat di deploy, sehingga cepat berarti instant untuk implementasi.
·     Nantinya biaya start-up teknologi ini mungkin akan sangat murah atau tidak ada dan juga tidak ada investasi kapital.
·     Biaya dari service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen yang tidak fix.
·     Service ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat tampa adanya Penalty.
·     Service ini akan menggunakan metode multi-tenant (Banyak customer dalam 1 platform).
·     Kemampuan untuk meng customize service akan menjadi terbatas.
Teknologi cloud akan memberikan kontrak kepada user untuk service pada 3 tingkatan:
·     Infrastructure as Service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti  Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
·     Platform-as-a-service: hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
·     Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.
Beberapa investor saat ini masih mencoba untuk mengekplorasi adopsi teknologi cloud ini untuk dijadikan bisnis sebagaimana  Amazon dan Google telah memiliki penawaran khusus pada untuk teknologi cloud,Microsoft dan IBM juga telah melakukan investasi jutaan dollar untuk ini.
Melihat dari tren ini kita dapat memprediksi masa depan, standard teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari banyak cloud service.

Lalu apa resikonya ?

Sebagaimana yang dikatakan sebagai bisnis service, dengan teknologi cloud anda sebaiknya mengetahui dan memastikan apa yang anda bayar dan apa yang anda investasikan sepenuhnya memang untuk kebutuhan anda menggunakan service ini. Anda harus memperhatikan pada beberapa bagian yaitu:
·     Service level – Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
·     Privacy - Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
·     Compliance - Anda juga harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang anda miliki, dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati hati dalam hal penyimpanan data.
·     Data ownership – Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
·     Data Mobility – Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus ?
Untuk sebuah service yang masih tergolong kritis untuk perusahaan anda, saran terbaik adalah menanyakan hal ini se detail detailnya dan mendapatkan semua komitmen dalam keadaan tertulis.

Apa yang dilakukan Smart Company saat ini ?

Ada banyak kesempatan pada organisasi IT khususnya untuk mensosialisasikan cloud service. Banyak organisasi yang mencoba untuk menambahkan firut ini kepada infrastruktur yang mereka miliki sebelumnya untuk mengambil keuntungan dari “cloud bursting“; khususnya jika anda membutuhkan kapasitas ekstra atau ekstra aktifitas, anda dapat memanfaatkan cloud ketimbang melakukan investasi resource secara in-house.
Development/test dan beberapa aktifitas yang mirip juga menjadi tempat yang bagus untuk cloud, memungkinkan anda untuk mengurangi pengeleluaran perkapita dan biaya data center yang terus meingkat dari sisi kecepatan dan uptime.
Sedangkan perusahaan yang tidak segan segan untuk mengimplementasi teknologi cloud untuk data mereka dan menyimpan nya sebagai fasilitas mereka sendiri untuk memastikan kebijakan perusahaan tersimpan dengan baik tentunya akan lebih baik, sehingga memastikan proses komputerasisasi pada cloud sebagai sistem proses yang dibutuhkan akan lebih independen.

Apakah anda siap ?

Jika organisasi anda baru saja mengeksplorasi teknologi cloud ada beberapa cloud service yang sudah cukup mapan dan dapat di pertimbangkan misalnya sebagai e-mail service. Namun untuk masalah sekuriti, dengan mengembangkan internal infrastruktur anda menjadi model cloud akan lebih baik.
Langkah awal yang harus anda lakukan adalah mempelajari sistem kontrak dari cloud service. pastikan setiap process menjadi simple, dapat berulang ulang dan menjadi nilai tambah untuk bisnis anda.
Kedua, anda harus mengidentifikasi service apa yang dapat anda manfaatkan di dalam cloud dan mana yang seharusnya bersifat internal. Hal ini sangat penting untuk anda ketahui mengenai system dan service core yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis anda. dan sebaiknya anda mengkategorikan beberapa elemen bisnis anda berdasarkan resiko dari penggunaan cloud service.
Langkah terakhir, anda harus melakukan strategi sourcing untuk mendapatkan biaya yang sangat murah, namun memiliki scalability dan flexibility untuk kebutuhan bisnis anda. Hal ini termasuk pertimbangan akan proteksi data ownership dan mobility, compliance dan beberapa element seperti halnya kontrak IT tradisional.

sumber : 


Perang suporter Indonesia vs Malaysia


Perang antara suporter Indonesia dan Malaysia di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur saat ini sedang dimulai, Minggu (26/12/2010). Ribuan pendukung kedua kesebelasan sudah memasuki stadion berkapasitas 120 ribu penonton tersebut.

Fans Malaysia pastinya tak mau ketinggalan. Selaku tuan rumah mereka baru saja melakukan show of force dengan atraksi kebersamaan mengangkat bendera Negara Malaysia.
Dalam laga tandang Timnas Merah Putih melawan tim Malaysia yang berlangsung di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 26 Desember mendatang, para suporter Malaysia ternyata sudah siap menyerang dan menjatuhkan mental pemain Timnas Garuda. Mereka akan mengejek saat lagu kebanggaan Indonesia Raya dinyanyikan.
Dari situs http://www.topix.com/forum/world/malaysia/, tertulis judul lagu kebangsaan Indon akan dihina. Selasa, (21/12/2010) saat situs ini diunduh, sudah sekitar 596 yang ikut berkomentar dalam forum ini. Berbagai komentar dirilis dalam forum ini.
“Usah marah jika lagu kebangsaan indon dihina pada final di Bukit Jalil ahad ini ya indog..,Memang ini sudah disepakati oleh supporter malaysia. mereka akan mengejek disaat lagu kebangsaan indon dinyanyikan. kehkehkehkehkehkeh,” tulis Mr F di forum internet tersebut.
Bahkan, sebuah komentar muncul dibawahnya, “ada khabar angin bendera indon akan turut dibakar pada malam tersebut secara langsung disaksikan oleh jutaan peminat bolasepak Malaysia dan Indognesial.”
Namun, seorang pendukung Timnas Indonesia, Jedi, langsung membalasnya. @Mr F: silakan saja kaum malon(sith) toh.. kami rakyat INDONESIA juga akan melakukan hal yang sama ke kalian tanggal 29.. hehe.. bahkan jauh lebih mengerikan..^^
Dan berbagai komentar - komentar lain yang saling menjatuhkan antar supporter Indonesia dan Malaysia.
Meski timnas Indonesia akan berstatus tim tamu dalam duel leg 1 babak final menghadapi tuan rumah Malaysia di stadion Bukit Jalil, Minggu (26/12/2010) malam, Firman Utina Cs dijamin merasakan seperti di rumah sendiri.
Seperti diketahui, sumber dukungan pasukan Alfred Riedl di Kuala Lumpur nanti tidak hanya para TKI dan keluarga diplomatik Merah Putih, namun juga dari pelbagai elemen, satu di antaranya ratusan mahasiswa yang sudah siap bersatu dengan suporter lain.
“Itu hari libur, dan pasti kami akan mendukung timnas. Saya dan teman-teman sudah menyiapkan beberapa atribut khusus, bahkan kami memesan dari Indonesia agar semua seragam,” ucap seorang mahasiswi asal Indonesia.
Sekitar 200 mahasiswa asal Indonesia akan berada di belakang perjuangan timnas. Mereka berasal dari beberapa wilayah.
“Ini kesempatan langka. Mungkin beberapa dari kami tidak menyukai sepakbola, tapi mereka menyempatkan waktu untuk menonton dan menunda pulang ke Indonesia,” imbuh Putri, yang mengaku baru terbang ke tanah air sehari usai pertandingan. Ia berharap pasukan Garuda bisa menang lebih dari dua gol.

Kemenangan Malaysia Pada Final Piala Suzuki AFF 2010

Kemenangan Timnas Malaysia atas Indonesia 3-0 pada final pertama AFF Suzuki Cup 2010 menjadi berita besar di halaman utama sejumlah media cetak setempat, Senin.

Koran Utusan menayangkan dua foto besar di halaman muka. Salah satu gambar adalah tandukan Safee Sali saat menjebol gawang kiper Indonesia Markus Horison.

Utusan memberi judul "Malaysia Menang Bergaya". Halaman dalam koran itu menyatakan, "Harimau Baham Garuda."

Namun, perjuangan Malaysia yang mengoleksi tiga gol pada final pertama itu belum selesai. Keinginan mereka merebut gelar harus kembali diuji dengan pertandingan melawan Indonesia di Jakarta, pada Rabu (29/12).

Sementara itu, tabloid Kosmo menulis dengan judul "Indonesia Tersungkur". Halaman utama mereka menayangkan empat foto. Tiga foto khusus memperlihatkan tiga gol yang dicetak pemain Malaysia.

Gol pertama di cetak oleh Mohd Saffe Sali menit ke-59, gol kedua diciptakan Mohamad Ashari menit ke-67 dan gol ketiga kembali dicetak oleh Safee lewat tandukan pada menit 71.

Pada halaman muka koran Straits Times menyajikan gambar Safee Sali yang mencetak dua gol dalam laga AFF Suzuki Cup ini. Dalam gambar itu, Safee menunjuk bendera Malaysia di dadanya.

Malaysia memberlakukan libur nasional pada Jumat (31/12/2010) untuk merayakan kemenangan negara ini terhadap Indonesia dalam final Piala Suzuki AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin. Malaysia untuk pertama kalinya keluar sebagai juara Piala Suzuki AFF 2010 setelah menang gol agregat 4-2 dari Indonesia dalam laga kedua final.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengumumkan liburan nasional ini lewat kantor berita nasional Bernama tadi malam. Najib Razak menyebut kemenangan tadi malam itu sebagai "malam termegah dalam sejarah sepak bola Malaysia".
Dalam pesan yang di-posting di akun Twitter-nya, Najib Razak memuji performa pemain nasional Malaysia yang sangat membanggakan.
"Saya berasa begitu gembira dan bangga atas kejayaan yang diraih oleh pasukan muda Malaysia. Syabas kepada juara Piala Suzuki 2010!" demikian tulis Najib Razak di akun Twitter.


Template by:

Free Blog Templates