Minggu, 20 Maret 2011

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi Media

peran media bagi masyarakat

media sangat berpengaruh terhadap masyarakat di dunia, termasuk di indonesia. beberapa peran media adalah :

  1. media sebagai interlocutor, yang tidak hanya sekadar tempat berlalu lalangnya informasi, tetapi juga partner komunikasi yang memungkinkan terjadinya komunikasi interaktif.
  2. media forum untuk mempresentasikan berbagai informasi dan ide-ide kepada khalayak, sehingga memungkin terjadinya tanggapan dan umpan balik.
  3. media sebagai filter, atau gatekeeper yang menyeleksi berbagai hal untuk diberi perhatian atau tidak. Media senantiasa memilih issue, informasi atau bentuk contentyang lain berdasar standar para pengelolanya. Di sini khalayak “dipilihkan” oleh media tentang apa-apa yang layak diketahui dan mendapat perhatian .
  4. media sebagai guide, penunjuk jalan atauinterpreter, yang menerjemahkan dan menunjukkan arah atas berbagai ketidakpastian, atau alternative yang beragam.
  5. media seabagai window on event and experience. Media dipandang sebagai jendela yang memungkinkan khalayak melihat apa yang sedang terjadi di luar sana. Atau media merupakan sarana belajar untuk mengetahui berbagai peristiwa.
Selain berperan sangat penting bagi masyarakat di dunia termasuk di indonesia, media juga banyak mempunyai dampak bagi masyarakat indonesia baik itu dampak positif ataupun dampak negatif. Berikut ini adalah dampak positif dan negatif globalisasi media tehadap masyarakat indonesia : 

Dampak Positif
1. Tingkat Kehidupan yang lebih Baiksecara tidak langsungtaraf kehidupan manusia menjadi lebih baik karena terbukanya banyak lapangan pekerjaan dan ilmu yang mudah didapat.

2. Perubahan Tata Nilai dan Sikap.
cara berfikir manusia menjadi tidak kuno dan lebih mempelajari hal-hal yang baru yang lebih baik dari sebelum.

3. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.
masyarakat menjadi lebih mudah mencari ilmu penggetahuan dan berfikir luas.

Dampak Negatif
1. Sikap Individualistik.
sikap seperti ini biasanya ditemukan pada masyarakat kota yang setiap harinya sibuk dengan aktivitasnya di luar rumah yang jarang pulang dan mereka pun jarang pula berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

2. Gaya Hidup Kebarat-baratan.
manusia seperti ini lebih membanggakan negara yang lebih modern dan menjadikan kita tidak nasionalis.

3. Pola Hidup Konsumtif.
semakin banyak penyedia kebutuhan makin banyak pula kebutukan manusia. karena kebutukan itu harus terpenuhi maka mau tidak mau kita harus memenuhi kebutuhan tersebut. sedangkan masyarakat indonesia sukanya yang instan-instan, jadi mereka cukup membelisan tidak mau repot.
  
 

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates